• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen25012021

Last updateSab, 23 Jan 2021 11am

BJB

Aneka

Tokoh Adat Papua Minta Otsus Dilanjutkan dan Dana Diaudit

Forum Suara Adat Papua

Kuningann Terkini - 4 tokoh dari 5 wilayah adat di Papua bersama tokoh pemuda yang tergabung dalam Forum Suara Adat Papua, sepakat meminta audit menyeluruh penggunaan dana Otsus Papua. Forum pertemuan yang digagas Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Nabire, Socrates Sayori digelar di Koya Koso Kota Jayapura, Rabu (25/11/2020).

Menurut Kepala Suku Besar Keerom (Wii-Kaya) Herman Yoku, dalam pertemuan tersebut, semua tokoh menyepakati dilakukannya audit dana Otsus Papua yang telah dikucurkan sejak 2002 sekitar Rp127 triliun. UU Otsus sudah selayaknya diterima baik oleh seluruh lapisan masyarakat terlepas dari berbagai persoalan yang terjadi.

“Penolak itu biasa, tapi saya mau katakana, tolak baru minta referendum itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Prosesnya panjang dan lewat sidang-sidang dan lainnya sampai ke PBB. Tapi ini yang di depan mata, kita harus pikir untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua,” katanya.

Audit Otsus lanjutnya, sangat penting dilakukan untuk pertanggungjawaban kepada rakyat dan menjadi bahan evaluasi pelaksanaan kedepan. “Harus di audit menyeluruh supaya rakyat tau di mana berhasil dan tidaknya. Selain itu menjadi bahan rujukan perbaikan kedepan,” katanya.

Hal senada disampaikan tokoh Adat Saireri Jayapura, Niko Mauri. Ia meminta perjuangan pendahulu untuk turunnya Otsus hendaknya menjadi perhatian bersama. Otsus Adalah berkat yang Tuhan berikan untuk Papua. Perbedaan pandangan hendaknya disingkirkan untuk kemajuan Tanah Papua.

“Otsus adalah berkat bagi Papua, untuk kemajuan dan kemakmuran Papua. Mari kita letakkan pondasi jembatan emas yang baik untuk generasi muda kita. Sehingga nantinya generasi kita ini tidak bingung melangkah, meraba-raba,” ucapnya.

Diakhir pertemuan, para tokoh adat ini membacakan pernyataan sikap yang isinya meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh penggunaan dana Otsus di Papua serta melakukan evaluasi atas seluruh program Otsus di Papua dan maminta Otsus tetap dilanjutkan.(gg)

Add comment


Security code
Refresh