Sosial

Masyarakat Qur’ani Tingkatkan Kesadaran

saresehan masyarakat Qur’ani

Kuningan (KaTer) - Sedikitnya, dari 100 pemuka agama se-Jawa Barat mengikuti kegiatan saresehan masyarakat Qur’ani di wisma permata, Senin (25/3/2014). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Biro Yansos Kemenag Jabar bekerjasama dengan LPTQ Kabupaten Kuningan menghadirkan narasumber Prof Dr Dedi Jubaedi dari Kapuslitbang RI dan doktor termuda Universitas Maroko Dr KH Arwani Syaerozi.

Ketua Panitia H Kamil Ganda Permadi mengatakan, refleksi atas fenomena masyarakat Qur’ani di Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan peran dan tanggung jawabnya terhadap perubahan sosial keagamaan. Sebab, celah-celah pada sistem keagamaan sekarang, output dari mekanisme sosial keagamaan yang terjadi, seringkali berlawanan arah dengan aspirasi umat banyak.

“Tentunya, kami mengajak masyarakat untuk menemukan kesamaan visi misi dikalangan penggiat kajian Al-Qur’an di Kuningan khususnya. Dan Indonesia secara nasiona terhadap persoalan-persoalan masa depan,” katanya.

Menurutnya, Al-Qur’an sebagai landasan agama selaiknya berperan penting dalam mengarahkan individu dan masyarakat untuk saling berinteraksi, guna membangun sebuah peradaban yang agung.

“Penjelasan ini pun sejalan dengan gagasan sosiolog jerman Max Weber. Max menyatakan bahwa nilai, keyakinan dan motivasi keagamaan dapat menggerakan kekuatan sosial, menumbuhkan ghirah perekonomian dan politik kemanusian,” ungkapnya. (DHE)