• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab15122018

Last updateKam, 13 Des 2018 7pm

Politik

Dua Balonwabup “Dompleng” Kebesaran Ortu?

Cawabup Yossa Octora dan Cawabup Ridho Suganda

KUNINGAN TERKINI- Spirit muda memang sangat ditunggu. Tapi bisa disangsikan jika modal spiritnya hanya karena mendompleng kebesaran orang tua. Itu terjadi di Pilbup Kuningan 2018. “Bukan hanya mendompleng, tapi mereka maju pilbup pun, saya pikir lebih karena faktor dorongan kuat orang tua,” ujar Pemerhati Sosial, Dzulkarnaen, kepada KaTer Jum’at (13/01/2018)

Di Pilbup Kuningan, ada dua sosok calon muda yang kedua orang tuanya punya popularitas, bahkan elektabilitas tinggi. Yaitu Ridho Suganda, putra dari mantan Bupati Kuningan 2 periode, H Aang Hamid Suganda dan almarhum Bupati Hj Utje Ch Suganda.

Satu lagi, Yossa Octora Santono, putra dari Anggota DPR RI 2 periode H Amin Santono dan Anggota DPRD Jabar, Hj Yoyoh Rukiyah. “Kedua calon muda ini, menarik sekali diikuti. Tapi betapapun mereka membantah, dan terus membantah kalau mereka tidak mendompleng kebesaran orang tua, tetap sulit. Sorot masyarakat, faktanya memang mereka maju pilbup karena kebesaran orang tua,” katanya

Selain fakta, masyarakat juga akan melihat data dan latarbelakang kehidupan keduanya sebelum menjadi balon wakil bupati. Apalagi diketahui, keduanya lahir dan tumbuh di luar Kuningan. Ridho di Kota Bogor, adapun Yossa di Jakarta.

Keduanya baru banyak berkiprah di Kuningan, terjun ke masyarakat, dilihatnya baru beberapa tahun terakhir, setelah mereka sudah mendapat motivasi pencalonan bupati/wakil bupati, baik dari orang tua mereka, maupun dari orang-orang terdekat orang tua keduanya.

“Tapi apapun latarbekanag dan motivasinya, kita wajib salut dan menghormati. Sebab tidak ada larangan. Kita semua hanya berharap, setelah menjadi wabup nanti, semoga mereka tidak melihat sejarah politik orang tuanya. Tapi lihatlah Kuningan dan masyarakatnya yang sangat membutuhkan pemimpin peka dan peduli,” pungkasnya./tat

Add comment


Security code
Refresh