• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel16012018

Last updateSel, 16 Jan 2018 2pm

Olahraga

Pesilat Nasional Wanai Kuningan Open

Pesilat Nasional Wanai Kuningan Open

Kuningan Terkini - Sebanyak 470 pesilat dari berbagai provinsi mewarnai kejuaraan pencak silat Kuningan Open tingkat nasional antar pelajar, mahasiswa dan umum yang digelar di GOR Ewangga, kompleks Stadion Mas’ud Wisnu Saputra Kuningan. Rencananya, kejuaraan pencak silat Kuningan Open digelar mulai dari tanggal 27 hingga 30 Desember 2017.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Jaka Chaerul, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), H. Didi Sutardi, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Ketua Pengcab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Ukas Suharfaputra, Sesepuh PS Bima Suci SMANTIKA, Anwar Budiman, pengurus Forum Belaku, Yudi Nugraha dan lain-lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Iyan Irwandi, S.IP memgatakan, Kuningan Open diikuti sebanyak 470 pesilat dari berbagai daerah. Diantaranya, Provinsi Maluku, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Papua dan beberapa provinsi lainnya. Namun paling mendominasi dari daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat seperti Bandung, Bekasi, Cirebon, Kuningan, Karawang, Indramayu Majalengka, Ciamis, Tasikmalaya dan lain-lainnya.

“Alhamdulillah, pesrta membludak hingga mencapai 470 orang,” ujar Ketua Panitia Iyan Irwandi, S.IP di sela-sela pembukaan pembukaan kejuaraan pencak Kuningan Open di GOR Ewangga.

Ketua PS Bima Suci SMANTIKA Angkatan II, Arya Permana Graha, mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan pencak silat ini terbuka untuk umum secara nasional. Ternyata, antusias peserta sangat tinggi karena. selain melebih target peserta, juga diikuti perwakilan sejumlah provinsi yang atlet-atletnya cukup handal.

“Untuk menjaga netralitas dan kepercayaan peserta, kami melibatkan wasit dan juri dari Pengurus Daerah (Pengda) IPSI Jabar dibantu Pengcab IPSI Kabupaten Kuningan. Penilaiannya, menggunakan skorsing digital sehingga semua atlet dan official, bisa mengetahui langsung proses penilainnya,” terangnya.

Sementara, Kadisporapar Kabupaten Kuningan, Jaka Chaerul sangat menyambut baik sekaligus mengapresiasi adanya penyelenggaraan kejuaraan pencak silat yang berskala nasional. “Karena di samping kegiatan mengembangkan olahraga beladiri, juga mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Kuda. Semoga pertandingan pencak silat ini menjadi agenda rutin tahunan,” tuturnya.(red)

Add comment