• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab17112018

Last updateSab, 17 Nov 2018 7pm

Pendidikan

Peserta Mancanegara Warnai Global Vilage Uniku

Peserta globar village dari mancanegara berfoto bersama di depan kampus Uniku.

Kuningan Terkini- Sejumlah peserta dari manca negara, seperti Perancis, Kanada, Spanyol, Cina, India, Vietnam, Taiwan dan Indonesia mewarnai kegiatan ‘Global Village’ yang digelar di lapangan Universitas Kuningan (Uniku), Selasa (16/8/2018). Kegiatan bertaraf international yang digelar Pusat Studi ASEAN (PSA) Uniku bersama AIESEC Bandung bertujuan untuk berbagai pengetahuan tentang budaya dari masing-masing peserta.

Kegiatan yang sudah berlangsung selama 2 bulan ini, seluruh peserta sangat terkesan dengan keindahan alam di Kuningan. Selain udaranya sejuk, juga destinasi wisatanya sangat kaya dan menarik. Tidak heran, seluruh peserta betah berlama-lama tingagl di Kuningan. Mereka juga menikmati aneka kuliner tradisional khas Kuningan.

“Orang-orang Kuningan sangat ramah dan bersahabat. Saya suka orang Indonesia, orang Kuningan. Saya juga suka cuaca Kuningan yang sejuk. Makanan yang saya suka disini, nasi goreng, mie goreng dan sate,” ujar Marc Lebosse, mahasiswa master di bidang hukum publik (public law) Paris University, Perancis menjelaskan.

Hal yang sama juga disampaikan Bhavya Khera. Mahasiswi semester tiga di salah satu Universitas di Irlandiaini mengaku sangat mencintai Indonesia, khusunya Kuningan. Selain alamnya indah, Ia juga amat mengagumi kekayaan budayanya.

“Dengan mengikuti program ini, saya jadi banyak teman. Orang Indonesia sangat ramah. Suatu saat nanti, saya berharap bisa kembali ke Indonesia,” ujar Bhavya.

Selama perhelatan AIESEC, Bhavya terlibat dalam proyek wirausaha sosial (social entrepreneurship), untuk membantu aspek pemasaran Kopi Ciremai termasuk packagingnya. “Dalam proyek sosial itu, kami banyak dibantu mahasiswa Uniku terutama mahasiswa dari Fakultas Ekonomi (FE) dan dosen-dosen dari Pusat Studi ASEAN (PSA) Uniku,” terangnya.

Ditempat yang sama, mahasiswi asal Cina, Skye Tian, mengungkapkan, selama 2 bulan ini, ia tinggal di salah satu rumah warga di kawasan Cijoho, Kuningan. Keluarga dimana ia tinggal sangat ramah, sepeerti keluarga sendiri.

“Saya sungguh berhutang budi atas kebaikan dan hospitality yang ditunjukan oleh tuan rumah, saya sangat terkesan. Mahasiswa di Uniku juga rama, pandai bergaul dan suka bercanda. Kami merasa terlayani dan sesekali belajar Bahasa Indonesia. Terima kasih, ” pungkasnya.(NR)

Add comment


Security code
Refresh