• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sab15122018

Last updateKam, 13 Des 2018 7pm

Parlementaria

Anggota Dewan Minta Jatah Anggaran Pokir?

Sujarwo

Kuningan Terkini- Tarik menarik dan adu gengsi terkait dana aspirasi yang popular disebut anggaran pokok-pokok pikiran (Pokir) antara anggota legislatif dan eksekutif di Kabupaten Kuningan menuai kritik keras dari sejumlah elemen masyarakat, salah satunya dari ketua F-Tekad, Sujarwo. Menurutnya, permintaan anggaran Pokir tersebut patut dicurigai, lantaran saat ini memasuki tahun politik dan sebentar lagi masa kampanye.

“Sikap anggota Legislatif tersebut, akan menuai sikap kurang simpati masyarakat. Terlebih setelah terkuaknya 'tragedi' yang menimpa hampir seluruh anggota DPRD Kota Malang- Jatim,” kata Sujarwo yang akrab disapa Mang Ewo kepada Kuningan Terkini, Sabtu (08/09/2018).

Anehnya kata Mang Ewo, disaat kondisi keuangan Pemkab Kuningan kurang menggembirakan pasca munculnya kewajiban untuk melakukan cicilan ke BPJS karena adanya tunggakan sebesar 89 Miliar, ditambah kewajiban membayar tunjangan kinerja (gaji ke 13 dan 14), nampaknya belum dapat menurunkan 'syahwat' dari anggota DPRD Kuningan untuk mendapat jatah anggaran pokir dalam APBD-P 2018 yang akan segera ditetapkan.

“Nyaringnya suara permintaan anggaran pokir dari APBD-P 2018 yang disinyalir minimal Rp.100 juta/anggota menjelang pelaksanaan Pileg pada April 2019, tidak akan bisa dihindarkan akan muncul asumsi, bahwa progam tersebut akan dijadikan sarana kampanye dari mayoritas anggota DPRD Kuningan yang akan nyaleg lagi,” terangnya.

Meski pada akhirnya Eksekutif melalui TAPD-nya tidak mampu 'membendung' tekanan dari Legislatif untuk menyepakati anggaran pokir pada APBD-P 2018, hal tersebut bukan sesuatu yang aneh. “Posisi tawar Eksekutif cenderung lemah dalam persoalan penetapan Anggaran melalui APBD, karena melekatnya fungsi anggaran pada tiga fungsi Legislatif,” pungkasnya.(j’ly)

Add comment


Security code
Refresh