• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sel11122018

Last updateSel, 11 Des 2018 8am

Olahraga

Musorprov KONI Jabar Tanpa Restu Gubernur

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat, Yudha Munajat Saputra

Kuningan Terkini- Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Barat dengan agenda utama pemilihan ketua umum periode 2018-2022 yang digelar di Hotel Grand Aquila, Bandung, Rabu, 12 September 2018 sampai Jumat, 14 September 2018 dipastikan tanpa restu gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Yudha Munajat Saputra menegaskan, Gubernur Jabar meminta Musorprov diundur pada Oktober 2018. Namun kenyataanya, KONI Jabar tetap menggelar Musorprov mulai Rabu, 12 September 2018.

"Gubernur meminta musorprov supaya ada waktu untuk 'bernafas'. Ini terserah Ketua KONI Jabar, apa mau ikut keinginan gubernur atau tidak, semua kebijakan terserah KONI Jabar," kata Yudha.

Sejatinya kata Yudha, Gubernur Ridwan Kamil sudah bermaksud untuk bertemu dengan Ketua KONI Jabar guna membahas masalah ini. Namun seiring kabar pelaksanaan musorprov yang sudah ditetapkan, Yudha belum mengetahui nasib pertemuan itu.

"Hari ini sebetulnya Pak Gubernur mau ketemu dengan Ketua KONI juga dan itu sebenarnya momen bagus. Sudah difasilitasi oleh Pak Gubernur setelah beliau pulang dari Jepang. Tapi tak tahu jadi atau tidak. Kalau sudah 'keukeuh' (Musorprov) mah ya susah," ujar Yudha.

KONI kata Yudha, merupakan lembaga mitra pemerintah, di mana semua anggaran operasionalnya bergantung pada pemerintah. Oleh karena itu, dia berharap KONI Jabar patuh pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jabar yang dipimpin Gubernur agar bisa bersinergi.

"Kalau KONI Jabar ingin berjalan sendiri, maka silahkan jadikan lembaga ini independen, tak usah bergantung dari anggaran pemerintah, semua pembiayaan sendiri. Kalau seperti itu tak usah pusing kalau mau jalan sendiri, laksanakan apapun yang menjadi kebijakan," pungkasnya.(red)

Add comment


Security code
Refresh