• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Sen24072017

Last updateSen, 24 Jul 2017 9am

Hukum

Peredaran Obat Terlarang Kambali Marak

Ketua Barak, Nana Rusdiana

Kuningan Terkini - Dalam beberapa bulan kebelakang, pihak aparat Kepolisian, aparat Pemerintahan di bantu sejumlah anggota Organisasi Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (Ormas-LSM ) se-Kabupaten Kuningan, melakukan razia besar-besaran peredaran obat keras.

Selain obat-obatan keras tersebut di jual secara bebas, dan meracuni banyak generasi muda Kuningan, khususnya para pelajar. Obat-obatan keras berjenis Tramadol, Alpha Zolam, Eximer, Triheks, Reclon dan beberapa jenis obat lainnya tersebut, mempunyai efek samping yang membahayakan.

Namun, neski sudah dirazia besar-besaran, peredaran obat-obatan keras tersebut, kembali marak dan di jual bebas secara online. Hal ini membuat ketua Ormas Barisan Rakyat Kuningan (BARAK), Nana Rusdiana kembali angkat bicara,

"Sebenarnya, untuk kasua ini, pihak aparat hukum wajib bertindak tegas. Sebab, peredaran obat keras seperti tramadol dan yang lainnya sudah mulai kembali marak beredar. Sekarang malah semakin mudah terjangkau. Gak ada kapoknya, kemarin sudah di berantas, malah makin gencar peredarannya,” kata mantan anggota DPRD kepada Kuningan Terkini, Kamis (09/03/17).

Obat-obatan keras tersebut kata Nana, sangat berbahaya untuk generasi muda. Hal ini, yang perlu di selidiki oleh pihak aparat hukum, pasti ada pihak-pihak atau oknum yang bermain disitu.

“Obat keras tersebut di jual dengan harga yang relatif tidak murah. Per-sepuluh butir di jual dengan harga 25 ribu rupiah, bahkan lebih. Ya, harapan kami, semoga pihak aparat hukum lebih serius untuk menindak tegas para pelaku dan oknum yang ada dibelakang si pengedar obat-obatan keras tersebut,” tutupnya. (Ray)

Add comment