• Home
  • Pemerintahan
  • Parlementaria
  • Politik
  • Hukum
  • Profil
  • Aneka
  • Wisata
  • Sosial
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Kesehatan

Rab12122018

Last updateRab, 12 Des 2018 7am

Ekonomi

Ridwan Kamil Cicipi Minuman Khas Kuningan

Cagub Jabar, Ridwan Kamil saat brkunjung ke rumah produksi Jenifer.

Kuningan Terkini- Kabupaten Kuningan ternyata miliki produk unggulan yang sebarannya sudah sampai ke tingkat nasional. Bernama Jeniper (Jeruk Nipis Peras), minuman ringan yang telah dirintis sejak 1996 itu sudah memiliki penggemarnya sendiri. Sayang, keterbatasan bahan baku membuat usaha yang kini dipegang oleh Dede Purnama itu belum bisa melangkah jauh. Kepada Calon Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 1, Ridwan Kamil,

Dede yang merupakan generasi kedua dari Jeniper menyebut, dalam satu bulan idealnya membutuhkan enam ton jeruk nipis berusia 2,5 bulan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Ia sudah bermitra dengan 8 kebun di Jawa Barat. Namun, penyuplai kerap kewalahan.

“Idealnya kan 2,5 bulan, tetapi karena keterbatasan, kadang dua bulan pun sudah dipanen. Makanya kami cukup sulit untuk melangkah ke pasar internasional,” kata Dede mengungkapkan keluhannya kepada Cagub Ridwan dirumah produksinya di Kuningan, Selasa (27/03/2018).

Saat ini kata Dede, pihaknya sudah rutin setiap pekannya memproduksi 10000 botol kecil Jeniper siap minum dan 5000 botol sirup Jeniper. Permintaan pun bisa bertambah banyak memasuki hari-hari besar seperti Puasa dan Idul Fitri. “Distribusi sekarang, selain di beberapa daerah di Jawa Barat, ada juga ke Jabodetabek dan Jawa Tengah. Kalau masalah supply ini bisa teratasi rencananya tahun ini ekspansi ke Bali,” kata dia.

Menanggapi kendala yang dihadapi Dede, Ridwan justru memiliki ide baru yang dinilai efektif untuk Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut dengan kekuasaan, sangat memungkinkan membuka kebun jeruk yang dikelola masyarakat terutama di daerah yang selama ini minim potensi.

“Kendalanya kan bukan modal, tapi bahan baku. Permintaan tinggi, tapi supply jeruk kurang. Ini bisa jadi gagasan, daerah yang belum ada upaya bisa ditanami jeruk yang nanti dibeli sama Jeniper,” ucap Kang Emil.

Menurut Kang Emil,, tidak sulit menentukan lahan yang cocok untuk kebun jeruk. Asal di daerah yang supply airnya bagus, jeruk bisa berbuah dengan baik. Kang Emil pun menyimpan harapan, jika supply dan permintaan sudah sesuai, Jeniper bisa menjadi minuman khas Jawa Barat bahkan Indonesia.

“Saya doakan Jeniper ini mendunia, bisa menjadi minuman khas dari Indonesia, saya minum ini rasanya dedeuieun (ingin lagi), harganya terjangkau, mudah-mudahan bisa mengalahkan minuman jeruk luar negeri yang terkenal itu,” ucap Kang Emil. (gio)

Comments   

 
0 #3 outdoor wine glasses 2018-05-10 08:18
Good way of telling, and fastidious piece of writing to obtain data regarding
my presentation subject matter, which i am going to convey in university.
Quote
 
 
0 #2 mason jar soap 2018-04-26 02:30
Hi, i think that i saw you visited my site so i came to “return the favor”.I'm attempting to find things to enhance
my website!I suppose its ok to use some of your ideas!!
Quote
 
 
0 #1 EloiseChief 2018-04-23 06:29
I have checked your website and i have found some duplicate content, that's why
you don't rank high in google's search results, but there is a tool that can help you to create
100% unique content, search for: boorfe's tips unlimited
content
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh